PRIMBON ALAMAT GEMPA BUMI

(1). Kalau ada Gempa di bulan Puasa pada siang hari “Bakal ada kejadian banyak orang yang susah”.
Gempa di bulan Puasa pada malam hari “Banyak rakyat pada bingung karena tidak betah di satu tempat”.

(2). Kalau ada Gempa di bulan Syawal Pada siang hari “Bakal musim wabah banyak orang yang sakit (epidemi)”.
Gempa di bulan Syawal pada malam hari “Bakal ada bahaya yang mau ngerebut kekuasan pemerintah”.

(3). Kalau ada Gempa di bulan Zulkaidah pada siang hari “Bakal banyak orang yang pandai ngadu ke pandaianya”.
Gempa di bulan Zulkaidah pada malam hari “Bakal banyak orang yang pindah karena tidak betah”.

(4). Kalau ada Gempa di bulan Haji pada siang hari “Bakal ada paceklik besar, harus hati-hati belajar hemat jangan sampai boros”.
Gempa di bulan Haji pada malam hari “Sandang pangan bakal pada mahal”.

(5). Kalau ada Gempa di bulan Muharam pada siang hari “Bakal mahal sandang pangan”.
Gempa di bulan Muharam pada malam hari “Bakal musim kemarau, sandang pangan mahal”.

(6). Kalau ada Gempa di bulan Safar pada siang hari “Bakal banyak orang yang tidak betah di tempat, ingin berpindah-pindah”.
Gempa di bulan Safar pada malam hari “Bakal banyak orang bergembira”.

(7). Kalau ada Gempa di bulan Maulid pada siang hari “Bakal banyak orang yang menganiaya ke sesama”.
Gempa di bulan Maulid pada malam hari “Bakal banyak orang yang dianiaya sama teman yang ingin mendapatkan kedudukan”.

(8). Kalau ada Gempa di bulan Silih – Maulid pada siang hari “Bakal musim hujan”.
Gempa di bulan Silih – Maulid pada malam hari “Bakal banyak orang pada mati akibat Wabah penyakit”.

(9). Kalau ada Gempa di bulan Jumadil-Awal pada siang hari “Bakal ada wabah penyakit yang mengakibatkan kematian banyak orang”.
Gempa di bulan Jumadil-Awal pada malam hari “Bakal tidak akan turun hujan atau kemarau”.

(10). Kalau ada Gempa di bulan Jumadil-Akhir pada siang hari “Bakal mahal hewan ternak”.
Gempa di bulan Jumadil-Akhir pada malam hari “Bakal aman tidak ada apa-apa”.

(11). Kalau ada Gempa di bulan Rajab pada siang hari “Bakal banyak orang yang sakit”.
Gempa di bulan Rajab pada malam hari “Bakal banyak orang yg bingung karena datang musuh yang merebut kawasan atau daerah”.

(12). Kalau ada Gempa di bulan Ruwah pada siang hari “Bakal banyak orang yang sakit sampai ke ajal kematian”.
Gempa di bulan Ruwah pada malam hari “Bakal banyak barang-barang turun harga (Murah sandang pangan)”.

Sekian dulu sob terimakasih

Pengertian Notasi Balok

NOT BALOK

NOT BALOK

A.Pengertian Notasi Balok

1.  Notasi balok adalah Sistem penulisan lagu atau karya musik lainnya yang dituangkan dalam bentuk gambar. Gambar-gambar yang melambangkan bunyi tersebut dituliskan dalam Not balok sesuai dengan tinggi-rendah dan sifat bunyi yang dilambangkan. Dalam materi not balok kita mengenal beberapa istilah yang terdapat didalam materii-materi not balok, seperti paranada, tanda kunci, birama, garis birama, bar, dan garis penutup.

http://kris-smile.blogspot.com/2012/08/pengertian-notasi-balok.html

2. Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh not (walaupun kadang istilah nada dan not saling dipertukarkan penggunaannya). Tulisan musik biasa disebut partitur.Notasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Durasi nada ditunjukkan dalam ketukan.

http://id.wikipedia.org/wiki/Notasi_musik

3.Notasi balok adalah penulisan lagu/musik dengan menggunakan lambang-lambang pada balok-balok berupa jajaran baris. Agar dapat memahami penulisan not balok, kita harus mempelajari terlebih dahulu bagian-bagian yang ada pada sistem penulisan notasi balok tersebut.

http://kbmmusikspensa.blogspot.com/2011/03/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html

4.  Menurut Soerjolesson

Not Balok adalah simbol bunyi atau simbolnada yang berfungsi menunjukan tinggi randah suatu nada. Memiliki Unsur – unsur paranada, garis birama, bar,tanda kunci, birama dan garis penutup .

http://soerjolesson.wordpress.com

B. Bagian – Bagian Not Balok

a. Paranada

1. Dalam bermain musik, biasanya menggunakan notasi not balok yang ditulis pada garis paranada. Garis paranada secara internasional disebut sebagai stave. Garis paranada terdiri dari 5 garis horisontal sejajar dengan jarak yang sama. Tiap garis dan tiap spasi memiliki bunyi atau nada yang berbeda. Dan untuk memainkan piano, biasanya menggunakan 2 garis paranada seperti berikut.

Pada bagian atas terdapat treble clef atau kunci “G”, karena penulisan tanda tersebut dimulai dari garis ke 2 yaitu nada g. Sedangkan yang dibawah disebut bass clef atau kunci “F”, karena penulisan tanda tersebut dimulai dari garis ke 4 yaitu nada f. Pembacaan nada pada kedua garis sangat berbeda, karena kunci g memiliki nada lebih tinggi dibanding kunci f. Dalam bermain piano, garis paranada atas umumnya dimainkan dengan tangan kanan dan yang bawah dimainkan dengan tangan kiri. Namun, tidak harus kunci g dimainkan dengan tangan kanan ataupun kunci f dimainkan dengan tangan kiri, karena keduanya bisa saja berada dalam 1 garis paranada yaitu bila terjadi pergantian kunci. Apabila dimainkan dari bawah ke atas, maka keduanya akan bertemu pada nada c (do) yang terletak ditengah – tengah antara 2 kunci tersebut.
2.Setelah kita mengenal clef, mari kita melihat bagaimana penggunaannya dalam menulis notasi musik. Dalam notasi musik modern, kita menggunakan apa yang disebut dengan garis paranada (staff) sebagai tempat kita menulis nada, seperti tangga, semakin di atas letak nada pada garis paranada, semakin tinggi pula nada tersebut.Ada 5 garis lurus, dan 4 spasi pada garis paranada, dan jika nada lebih tinggi atau lebih rendah dari posisi di dalam 5 garis tersebut maka digunakan garis Bantu seperti pada gambar.

Kita dapat melihat bagaimana garis paranada yang mencantumkan kunci G memiliki urutan nada yang berbeda dengan yang mencantumkan kunci F. Berusahalah untuk menghafalkan urutan masing-masing. Cara mudah bisa menggunakan kalimat ini untuk kunci G “Every Good Boy Does Fine” dari nada E-G-B-D-F pada garis dan kalimat “All Cows Eat Grass” dari A-C-E-G di spasi untuk kunci F.

http://indraaziz.net/2010/01/notasi-musik-ii-staff/

b. Garis Birama

1.  bagian /segmen dari suatu baris melodi, yang menunjukkan berapa ketukan dalam bagian tersebut. Misalnya, irama 3/4 maka dalam birama tersebut terdapat 3 ketukan. Pada umumnya suatu birama dibatasi oleh garis birama. Suatu lagu pendek terdiri atas 8 atau 16 birama, sedangkan lagu standar terdiri atas 32 birama.

sumber wikiipedia indonesia || gitar pedia buku pintar gitaris
2.  Garis Birama dibagi menjadi dua
– Garis birama tunggal yang berfungsi sebagai batas  birama.
– Garis Birama Ganda yang berfungsi sebagai penutup lagu

3. Garis birama adalah garis yang dituliskan secara tegak lurus dengan paranada yang berfungsi untuk membatasi antar ruas birama. ( Penyusun)
c. Tanda Kunci

1. Tanda kunci adalah tanda untuk menetapkan letak salah satu nada dalam Not-balok. Untuk menulis partiur gitar digunakan tanda kunci G, artinya dalam not balok tersebut nada G terletak pada garis ke-2.

2. Ada tiga macam kunci yaitu kunci G, kunci F, dan kunci C.(dari kiri ke kanan: kunci G, kunci F, kunci C alto, dan kunci C tenor)

Kunci yang paling sering digunakan adalah kunci G dan kunci F. Pada kunci G, letak nada G adalah garis paranada yang dilewati lengkungan spiral kunci G. Sedangkan pada kunci F, letak nada F adalah garis paranada yang berada di antara dua titik kunci F.

Selanjutnya setiap naik 1 (memotong garis, kemudian di antara garis, dst), nada akan bertambah tinggi 1. Urutan nadanya adalah sebagai berikut:

C-D-E-F-G-A-B-C’ (terus berulang)

Bila sudah tidak ada garis lagi di bawah atau di atas, dibuatlah garis bantu. Contoh:

http://cecepabdurahman.blogspot.com/2011_07_01_archive.html

Lanjut Part 2 Mggu depan salam Soerjolesson


Sepuluh Penyebab Doa Kita Tidak Kunjung Diijabah

Dalam satu riwayat Imam Syaqiq al-Balkhiy : Ketika Ibrohim bin Adham berjalan menyusuri pasar Bashrah, manusia berkerumun ketika mengetahui Ibrohim bin Adham, lalu mereka bertanya kepada Ibrohim bin Adham, mereka menanyakan tentang firman Allah dalam surat Al-Mukmin ayat 60 :
 
وقال ربكم أدعوني أستجب لكم
 
Artinya : “Dan Tuhanmu berfirman “Berdoalah kalian Kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu“.
 
Kami berdoa bertahun-tahun kepada Allah tapi hingga kini belum juga di ijabah. 
Mendengar gugatan atas firman Allah tersebut, maka Ibrohim bin Adham menjawab : 
“Wahai ahli Bashrah, kenapa doa kalian tak kunjung di ijabah oleh Allah? Itu dikarenakan hati kalian telah mati dari sepuluh perkara, jika sepuluh perkara telah mati dalam hati kalian bagaimana doa kalian akan di ijabah. Apa sepuluh perkara itu?:
  1. Kalian tahu bahwa Allah Dzat yang menciptakan dan memberikan rizqi kalian, tapi kalian tidak memenuhi hak-Nya, yaitu kalian beribadah kepada-Nya tapi tidak seperti yang diperintah oleh-Nya
  2. Kalian membaca Al-quran tetapi tidak mengamalkan isi yang terkandung didalamnya
  3. Kalian mengakui bahwa iblis adalah musuh kalian, tetapi kalian mengikutinya.
  4. Kalian mengaku cinta kepada Rasul tetapi kalian meninggalkan amalan-amalan dan sunnahnya
  5. Kalian mengaku cinta surga, tetapi kalian tidak beramal dengan amal yang bisa mendatngkan kalian ke surga
  6. Kalian mengaku takut akan neraka, tetapi kalian tidak menyudahi perbuatan dosa yang bisa menjatuhkan kalian ke neraka
  7. Kalian mengakui bahwa mati adalah haq (meyakini pasti terjadinya), tetapi kalian tidak mempersiapkan amal untuk menghadapi kematian
  8. Kalian terlalu sibuk mencari-cari aib orang lain dan meninggalkan aib diri kalian.
  9. Kalian makan dari rizqi yang Allah berikan tetapi kalian tidak mensyukurinya
  10. Kalian ikut mengubur orang yang mati tetapi tidak mengambil pelajaran darinya.
 

Itulah sepuluh penyebab kenapa doa kita tidak kunjung di ijabah oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Akan tetapi walaupun demikian janganlah kita bosan dan pesimis karena doa kita tidak kunjung di ijabah oleh Allah. 
 
Imam Ibnu Athoillah As-Sakandary di dalam kitab Hikam mengajarkan kita untuk tidak berputus asa karena Allah pasti akan mengijabah, hanya saja waktu mengijabahnya di waktu yang dikehendaki oleh-Nya bukan waktu yang dikehendaki oleh kita sebagaimana dikatakan beliau dalam hikamnya :
 
Janganlah karena kelambatan masa pemberian tuhan kepada kamu, padahal kamu telah bersungguh-sungguh berdoa, membuat kamu berputus asa, sebab allah menjamin untuk menerima semua doa, menurut apa yang dipilih-nya untuk kamu, tidak menurut kehendak kamu, dan pada waktu yang ditentukan-nya, tidak pada waktu yang kamu tentukan
sebagaimana dalam firman Allah :
 
Dan Allah berkuasa melakukan apa yang di kehendaki-Nya. (Surat Ibrahim: 27 )
 
 
 
 
 
 
Semuanya itu tunduk di bawah kekuasaan-Nya. (Al-Baqarah:116 )
 
Ia tidak boleh ditanya tentang apa yang Ia lakukan, sedang merekalah yang akan ditanya kelak. (Al-Anbiyaa’:23 ) 
 
 
 
Banyak sebagian besar dari kita tidak sadar bahwa kita mensyirikkan Allah s.w.t dengan doa dan amalan kita. Kita jadikan doa dan amalan sebagai kuasa penentu atau setidak-tidaknya kita menganggapnya sebagai mempunyai kuasa tawar menawar dengan Allah, seolah-olah kita berkata, “Wahai Tuhan! Aku sudah membuat tuntutan maka Engkau wajib memenuhinya. Aku sudah beramal maka Engkau wajib membayar upahnya!” Siapakah yang berkedudukan sebagai Tuhan, kita atau Allah s.w.t? Sekiranya kita tahu bahwa diri kita ini adalah hamba maka berlagaklah sebagai hamba dan jagalah sopan santun terhadap Tuhan kepada sekalian hamba-hamba. Hak hamba ialah rela dengan apa juga keputusan danpemberian Tuhannya.Doa adalah penyerahan bukan tuntutan. Kita telah berusaha tetapi gagal. Kita telah meminta pertolongan makhluk tetapi itu juga gagal. Apalagi pilihan yang masih ada kecuali menyerahkan segala urusan kepada Allah yang segala perkara. di serahkan kepada-Nya dan tanyalah kepada diri sendir imengapa Allah menahan kita dari memperoleh apa yang kita hajatkan? Apakah tidak mungkin apa yang kita inginkan itu bisa mendatangkan mudarat kepada diri kita sendiri, hingga lantaran itu Allah s.w.t Yang Maha Penyayang menahannya daripada sampai kepada kita? Bukankah DiaTuhan Yang Maha Pemurah, Maha Penyayang lagi Maha Mengetahui
 
Tidakkah Allah yang menciptakan sekalian makhluk itu mengetahui (segala-galanya)? Sedang Ia Maha Halus urusan Tadbiran-Nya, lagi Maha Mendalam Pengetahuan-Nya. ( Al-Mulk:14 )
 

Dialah yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata, (dan Dialah jua) Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. ( At-Taghaabun:18)

 
Penyusun: Ustadz Muhammad Mahrus – Ponpes Daarul Falah – Serang Banteng

Syarat-syarat seorang pendidik

Syarat-syarat seorang pendidik

1. Mahir dalam bidangnya, kreatif dalam metode pengajarannya, serta mencintai profesi dan anak didiknya. Dia selalu berusaha mendidik murid-muridnya dengan baik dan berupaya menjauhkan mereka dari berbagai kebiasaan buruk. Jadi, dia mengajar sekaligus mendidik.

 

2. Bisa menjadi teladan bagi orang lain, baik dari sisi ucapan, perbuatan, maupun perilakunya. Dia selalu melaksanakan kewajibannya terhadap Rabbnya, umat ini, dan terhadap murid-muridnya. Dia menginginkan kebaikan bagi mereka sebagaimana yang diinginkannya bagi diri dan anak-anaknya. Dia selalu lapang dan memaafkan kesalahan. Kalaupun menghukum, dia menghukum dengan kasih sayang.

Rasulullah n bersabda:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidak sempurna keimanan salah seorang dari kalian sampai dia mencintai kebaikan bagi saudaranya seperti yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Al-Bukhari no. 13 dan Muslim no. 45)

 

3. Melaksanakan apa yang dia perintahkan pada murid-muridnya, baik berupa adab, akhlak maupun ilmu-ilmu yang lainnya. Jangan sampai perbuatannya berbeda dengan ucapannya. Allah l berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan apa tidak kalian lakukan? Amat besar kemurkaannya di sisi Allah jika kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian lakukan.” (Ash-Shaff: 2-3)

Ini merupakan pengingkaran terhadap orang yang mengatakan sesuatu yang tidak dia lakukan.

Rasulullah n bersabda:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat.” (HR. Muslim)

Yakni ilmu yang tidak aku amalkan, tidak aku sampaikan pada orang lain, dan tidak pula bisa memperbaiki akhlakku.

Seorang penyair mengatakan:

Wahai orang yang mengajar orang selainmu

Mengapa tak ada pengajaran pada dirimu

4. Mengetahui bahwa profesi yang dia tekuni itu serupa dengan tugas para nabi yang diutus oleh Allah untuk memberi petunjuk dan mengajari manusia, mengenalkan mereka pada Rabb dan Pencipta mereka. Di samping itu, dia menduduki peran orang tua dalam hal kasih sayang dan cintanya kepada murid-muridnya. Dia juga bertanggungjawab dalam hal kehadiran mereka, perhatian mereka terhadap pelajaran, bahkan juga membantu mereka mengatasi berbagai problema yang mereka hadapi, serta peran-peran lain yang tercakup dalam tanggung jawabnya.

Rasulullah n bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مُسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Masing-masing diri kalian adalah pemimpin, dan masing-masing akan ditanya tentang yang dipimpinnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5188 dan Muslim no. 1829)

Hendaknya dia mengetahui pula bahwa dia nanti akan ditanya di hadapan Allah tentang anak didiknya. Apa yang telah diajarkannya pada mereka? Apakah dia telah ikhlas dalam mencari berbagai jalan untuk membimbing mereka dan mengarahkan mereka dengan pengarahan yang baik?

Rasulullah n bersabda:

إِنَّ اللهَ سَائِلُ كُلِّ رَاعٍ عَمَّا اسْتَرْعَاهُ، أَحَفِظَ ذَلِكَ أَمْ ضَيَّعَهُ؟ حَتَّى يَسْأَلَ الرَّجُلَ عَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ

“Sesungguhnya Allah akan menanyai setiap pemimpin tentang apa yang dipimpinnya, apakah dia menjaganya atau menyia-nyiakannya. Sampai-sampai seseorang akan ditanya tentang keluarganya.” (HR. An-Nasa’i dalam ‘Isyratun Nisa’, dishahihkan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 1636)

Selanjutnya, seorang guru harus bisa mengajak bicara murid-muridnya sesuai tingkat pemahamannya, karena masing-masing anak memiliki tingkat pemahaman tersendiri. Ali z mengatakan:

حَدِّثُوا النَّاسَ بِمَا يَعْرِفُوْنَ، أَتُحِبُّوْنَ أَنْ يُكَذَّبُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ؟

“Ajaklah bicara manusia sesuai dengan apa yang dia mengerti. Apakah kalian senang jika Allah dan Rasul-Nya didustakan?” (HR. Al-Bukhari, Kitabul ‘Ilmi, Bab Man khashsha bil ‘ilmi qauman duna qaumin karahiyatan an la yafhamu)

5. Seorang guru, sesuai dengan ketetapan bidangnya, hidup di antara anak didik yang berlainan tingkatan akhlak, pendidikan dan kecerdasannya. Karena itu, dia harus bisa meratai mereka semua dengan akhlaknya, sehingga dia bagaikan orang tua bersama anak-anaknya. Ini sebagai pengamalan sabda Sang Pendidik yang agung, Nabi kita Muhammad n:

إِنَّمَا أَنَا لَكُمْ بِمَنْزِلَةِ الْوَالِدِ أُعَلِّمُكُمْ

“Sesungguhnya aku ini bagaikan orangtua bagi kalian, di mana aku mengajari kalian.” (HR Abu Dawud no. 8, dihasankan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud)

6. Saling membantu dengan teman-teman seprofesi, saling menasihati dan bermusyawarah dengan mereka untuk kebaikan anak didik. Juga hendaknya dia menjadi teladan yang baik bagi anak didiknya tersebut, dan meneladani Rasulullah n, yang Allah berfirman kepada seluruh kaum muslimin dengan ayat-Nya:

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah teladan yang baik bagi kalian.” (Al-Ahzab: 21)

7. Tawadhu’ terhadap ilmu

Mengakui suatu kebenaran merupakan keutamaan. Kembali pada kebenaran lebih baik daripada terus-menerus berada dalam kesalahan. Karena itu, seorang guru harus mencontoh para pendahulu kita yang shalih dalam hal mencari dan tunduk terhadap kebenaran, tatkala telah jelas bagi mereka bahwa ternyata kebenaran itu berbeda dengan apa yang selama ini mereka katakan dan mereka yakini.

Dalil dari hal ini adalah apa yang disebutkan oleh Ibnu Abi Hatim dalam kitabnya Muqaddimah Al-Jarh wat Ta’dil, ketika beliau mengisahkan tentang rujuk Al-Imam Malik dari fatwa beliau ketika mendengar suatu hadits. Ibnu Abi Hatim menyebutkan kisah tersebut dengan judul Bab kisah ittiba’ Al-Imam Malik terhadap atsar-atsar Nabi n dan pembatalan fatwanya ketika disampaikan hadits dari Nabi n yang berbeda dari fatwanya.

Ibnu Wahb berkata: Aku pernah mendengar Al-Imam Malik ditanya tentang menyela-nyelai jari-jemari kaki ketika berwudhu. Beliau menyatakan, “Hal itu tidak harus dilakukan.” Aku pun membiarkannya sampai orang-orang yang ada di majlis itu berkurang. Lalu aku mengatakan padanya, “Kami mempunyai sunnah dalam hal itu.”

“Apa itu?” tanya beliau.

“Al-Laits ibnu Sa’d dan Ibnu Lahi’ah dan ‘Amr ibnul Harits telah menyampaikan pada kami, dari Yazid ibni ‘Amr Al-Mu’afiri, dari Abi ‘Abdirrahman Al-Habli dari Al-Mustaurid ibni Syaddad Al-Qurasyi, dia mengatakan, ‘Aku melihat Rasulullah n menggosok antara jari-jemari kaki beliau dengan kelingkingnya’,” paparku.

“Hadits ini hasan, dan aku belum pernah mendengarnya sebelum ini,” kata beliau. Kemudian aku mendengar setelah itu beliau ditanya tentang hal ini, maka beliau pun memerintahkan untuk menyela-nyelai jari-jemari.” (Lihat Muqaddimah Al-Jarh wat Ta’dil hal. 30)

Kalau kita ingin mencari berbagai contoh dari kehidupan para salaf, maka lembaran ini tak akan mencukupi. Oleh karena itu, wajib atas seorang guru yang ingin berhasil dalam tugasnya untuk tunduk terhadap kebenaran dan mau kembali dari kesalahannya jika dia bersalah. Dia juga harus mengajari murid-muridnya agar memiliki akhlak yang agung ini, serta menerangkan pada mereka tentang keutamaan sikap tawadhu’ dan kembali kepada kebenaran, dan dia terapkan hal ini di dalam kelas. Apabila dia melihat jawaban murid-muridnya lebih baik daripada jawaban yang dia miliki, hendaknya dia mengutarakan hal ini dan mengakui keutamaan jawaban murid tersebut. Ini akan lebih mendorong tumbuhnya kepercayaan dan kecintaan para murid padanya.

Aku (Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu –pen) telah hidup sebagai seorang guru dan pendidik hampir 40 tahun lamanya. Kalaupun ada yang aku lupa, maka aku tak pernah melupakan seorang guru yang pernah salah dalam membacakan suatu hadits. Ketika beberapa murid menyanggahnya, dia tetap bersikukuh dalam kesalahannya, sehingga dia berdebat dengan kebatilan. Jatuhlah si guru ini dalam pandangan murid-muridnya dan tak pernah kembali lagi kepercayaan mereka.

8. Jujur dan menepati janji

Seorang guru harus senantiasa jujur ucapannya, karena kejujuran itu seluruhnya baik. Jangan sampai dia mendidik murid-muridnya untuk berdusta, walaupun menurutnya ada kebaikannya.

Suatu ketika, ada seorang murid yang bertanya kepada gurunya dengan maksud mengingkari perbuatan merokok yang dilakukan oleh salah seorang guru. Ternyata guru itu memberikan jawaban yang membela temannya (rekan sesama guru), bahwasanya penyebab dia merokok adalah saran dokter padanya. Ketika keluar dari kelas, sang murid pun menggerutu, “Guru itu telah membohongi kita!”

Amatlah disayangkan. Andai guru itu jujur dalam menjawab dan menjelaskan kesalahan temannya, bahwasanya merokok itu haram karena membahayakan tubuh, mengganggu orang lain di sekitarnya, dan memboroskan harta. Kalaulah dia lakukan hal itu, dia akan memperoleh kepercayaan dan kecintaan murid-muridnya. Dia pun bisa mengatakan pada murid-muridnya, “Sesungguhnya guru itu adalah manusia biasa yang memiliki tabiat seorang manusia. Bisa benar bisa pula salah. Nabi kita Muhammad n menyatakan hal ini dalam hadits beliau:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

“Setiap anak Adam itu banyak berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang banyak berbuat salah adalah yang banyak bertaubat.” (HR. Ahmad dan hadits ini shahih)

Sesungguhnya amatlah memungkinkan untuk menjadikan pertanyaan si murid tadi sebagai pengajaran bagi seluruh murid tentang bahayanya merokok serta hukumnya dalam syariat. Juga memaparkan pendapat para ulama tentang hal itu beserta dalil-dalilnya, sehingga dapat diambil faidah dari pertanyaan tadi dan digunakan sebagai sarana pendidikan serta pengarahan.

Rasulullah n bersabda:

وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا … الْحَدِيثَ

“Sesungguhnya seseorang senantiasa jujur dan membiasakan diri untuk selalu jujur, hingga dia dicatat di sisi Allah sebagai seorang yang jujur….” (HR. Al-Bukhari no. 6094 dan Muslim no. 2607)

Kejujuran adalah sebuah akhlak yang agung. Selayaknya seorang guru menanamkan, membiasakan dan menjadikan murid-muridnya mencintai akhlak ini. Juga hendaknya dia terapkan hal ini dalam ucapan ataupun perbuatannya, sampaipun dalam gurauannya dengan murid-muridnya. Dulu Rasulullah n biasa bergurau, namun tak pernah beliau mengatakan kecuali sesuatu yang benar. Jangan sampai seorang guru berbohong kepada murid-muridnya, walaupun dalam rangka bergurau atau berdiplomasi.

Jika menjanjikan sesuatu pada murid-muridnya, hendaknya dia memenuhi janjinya. Sehingga mereka pun akan belajar jujur dan memenuhi janji dari sang guru, baik dalam ucapan maupun amalan. Murid-murid akan tahu jika gurunya berdusta, walaupun mereka tidak mampu membantahnya karena rasa segan terhadap gurunya.

9. Sabar

Seorang guru harus berhias dengan kesabaran dalam menghadapi segala problema murid maupun pengajaran, karena kesabaran merupakan penolong terbesar dalam menjalankan tugasnya yang mulia ini.

Tugas seorang guru

Tugas seorang guru tak hanya semata mengisi otak murid-muridnya dengan berbagai mata pelajaran. Namun lebih dari itu, dia juga menjalankan pendidikan yang komprehensif untuk memurnikan akidah dan akhlak mereka dari segala sesuatu yang dapat merusak agama yang lurus ini. Karena itu, seorang guru harus bisa menjadikan segala ucapan dan perilaku murid-muridnya di dalam kelas selalu berpijak pada petunjuk nabawi yang shahih. Allah l berfirman:

“Katakanlah (wahai Muhammad), jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.” (Ali ‘Imran: 31)

Sejarah hidup Rasulullah n pun menunjukkan bahwa beliau merupakan seorang pendidik yang penuh hikmah, pengajar, pembimbing, pemberi nasihat yang penuh kasih sayang dan yang dicintai oleh para sahabatnya, serta ikhlas. Maka hendaknya seorang guru pun memiliki sifat-sifat ini pula, terutama keikhlasan. Dia harus ikhlas dalam menjalankan tugasnya, hanya untuk Allah, tidak memandang pada materi. Jika diberi walau sedikit, dia bersyukur. Kalaupun tidak, dia sabar. Nanti Allah l akan memberinya rezeki di dunia ini dan mencatat baginya pahala di akhirat nanti.

Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

KATA-KATA MUTIARA UNTUK PERNIKAHAN | KATA BIJAK PERKAWINAN

Perkawinan yang umumnya sangat terjalin dengan cinta dan kesetiaan adalah yang didahului masa perkenalan (pacaran) yang panjang. ~ Joseph Addison

Seorang yang single adalah seekor binatang yang tak lengkap. Ia mencerminkan satu belahan gunting yang aneh. ~ Benjamin Franklin

Di mana ada perkawinan tanpa cinta, di sana bisa ada cinta tanpa perkawinan. ~ Benjamin Franklin

Perkawinan adalah kesalahan yang harus dibuat tiap orang. ~ George Jessel

Perkawinan adalah keputusasaan, karena seorang istri yang ingin berbeban ringan membuat seorang suami terbeban berat. ~ Willian Shakespeare

Mengapa seorang wanita yang berusaha selama sepuluh tahun mengubah kebiasaan suaminya dan kemudian mengeluh bahwa suaminya bukanlah pria yang ingin ia kawini? ~ Barbara Streisand

Dalam hidup ini sering ada orang yang kawin dengan orang yang tidak ia cintai,
tetapi mencintai orang yang tidak bisa ia kawini. ~ S. Belen

Orang harus selalu mencintai. Itulah alasan seseorang sebaiknya tidak pernah kawin. ~ Father Robert Capon

Semua perkawinan itu menyenangkan. Namun hidup bersama sesudahnya-lah yang menyebabkan segala masalah. ~ Raymond Hull

Kawinlah terburu-buru, dan Anda akan menyesal, kenikmatan itu terlalu cepat berlalu. ~ Marry in haste, and repent at leisure

Istri adalah kekasih gelap lelaki waktu masih muda, teman lelaki waktu berusia separuh baya, dan perawat lelaki waktu sudah tua. ~ Francis Bacon

Menurut psikologi, laki-laki umumnya memberi cinta kepada wanita untuk mendapatkan sex. Sebaliknya, wanita umumnya memberi sex kepada laki-laki untuk mendapatkan cinta. ~ S. Belen

Kebahagiaan dalam perkawinan hanyalah suatu kebetulan belaka. ~ Jane Austen

Jika seorang pria membuka pintu mobil bagi istrinya, itu karena mobilnya yang baru
atau itu istrinya yang baru. ~ Prince Philip

Perkawinan itu ibarat istana untuk yang masih berada di luar: ingin cepat-cepat masuk, tetapi ibarat neraka untuk yang berada di dalam: ingin cepat-cepat keluar. ~ S. Belen

Seorang wanita yang mencintai akan melakukan apa saja bagi suaminya, kecuali berhenti mengeritik dan mencoba memperbaikinya. ~ JB Priestley

Pastilah saraf Anda akan rusak jika Anda ingin ramah setiap hari kepada seorang manusia yang sama. ~ Benjamin Disraeli

Terbanyak perkawinan bukanlah penjumlahan dua orang bersama-sama. Tapi, pengurangan satu terhadap yang lain. ~ Ian Fleming

Kepentingan wanita adalah ingin kawin secepat mungkin, sedangkan laki-laki berusaha melajang selama mungkin. ~ George Bernard Shaw

Suami itu ibarat kebakaran. Terjadilah kebakaran jika tak diawasi. ~ Zsa Zsa Gabor

Seorang laki-laki yang sedang jatuh cinta tidak lengkap sampai ia kawin. Sesudah itu, habislah ia. ~ Zsa Zsa Gabor

Perkawinan hanyalah petualangan yang terbuka bagi sang pengecut. ~ Voltaire

Untuk sukses perkawinan dibutuhkan dua orang, dan untuk kegagalan perkawinan hanya diperlukan satu orang. ~ Herbert Samuel

Variasi adalah bumbu kehidupan yang sebenarnya, yang memberi segala citarasa. ~ William Cowper

Tiada kenikmatan yang bertahan lama, kecuali ada variasi di dalamnya. ~ Publilius Syrus

Tiada perkawinan yang bahagia tanpa pengorbanan tiada henti. ~ S. Belen

Perkawinan yang bahagia adalah penyatuan dua orang yang bersedia saling memaafkan.

Perkawinan harus mencerminkan persahabatan yang paling akrab, kalau tidak perkawinan itu akan gagal.

Tahun-tahun perkawinan paling sulit dalam perkawinan adalah ketika sepasang suami-istri terus berusaha menjaga kemesraannya agar seperti hari pertama perkawinan mereka.

Tidak ada hubungan, persekutuan atau persahabatan yang lebih indah, lebih mesra dan mempesona daripada perkawinan yang baik.

Perkawinan dapat dibumbui dengan musik, kata-kata lembut, dan parfum; tetapi kelangsungannya ditopang oleh kerja keras, perhatian, saling menghormati dan masakan yang enak.

Agar perkawinan anda tetap meluap dengan kasih, maka kalau anda salah, akuilah, dan kalau anda benar, tetaplah tutup mulut.

Perkawinan dapat dikukuhkan di sorga, tetapi pengelolaannya harus dilakukan dibumi.

Rahasia menjadi pasangan suami istri yang bahagia sesungguhnya tidak pernah dapat diajarkan, tetapi belajar dari pengalaman.

Yang paling asyik dalam suatu perkawinan adalah jatuh cinta lagi, lagi…, dan lagi, pada orang yang sama.

Prestasi pria yang paling cemerlang adalah kemampuan membujuk wanita untuk menikah dengannya.

Sebelum menikah tiga kata kecil sering diucapkan adalah: “Aku cinta kamu.” setelah menikah sering berubah menjadi: “Pergi saja sendiri”

Rumah terbuat dari dinding dan jendela. Rumah Tangga terbuat dari kasih dan cita-cita.

Ikatan pernikahan menjadi sia-sia tanpa saling mengasihi.

Arah pikiran anda menentukan arah perkawinan anda.

Pertengkaran adalah jarak paling jauh dari dua titik.

Tanpa kasih rumah hanyalah sekedar tempat tinggal.

Jenis musik yang harus dimiliki dirumah adalah harmoni rumah tangga.

Sembilan puluh persen perselisihan dalam kehidupan sehari-hari disebabkan oleh nada suara yang salah.

Pengampunan adalah mengasihi tanpa perlu alasan.

Contoh paling mengesankan dari toleransi adalah ulang tahun pernikahan emas.

Nama-nama Gunung di Indonesia

Nama-nama Gunung di Indonesia

Sunday, 02-09, 2014  Diposkan oleh :Amsori, S.Pd  

Indonesia memiliki banyak sekali gunung berapi aktif yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Di Indonesia terdapat banyak gunung berapi karena Indonesia terletak di 2 jalur pegunungan dunia yaitu Circum Pasific yaitu dari Pegunungan Andes sampai New Zealand, dan Circum Mediterania dari Pegunungan Atlas sampai Pulau Banda. Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung berapi and 130 di antaranya termasuk gunung berapi aktif. Sebagian dari gunung berapi terletak di dasar laut dan tidak terlihat dari permukaan laut. Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire). Terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia. Berikut ini adalah beberapa nama gunung berapi di Indonesia.

Agung

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di pulau Bali dengan ketinggian 3.142 mdpl. Gunung ini terletak di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem – Bali. Gunung Agung adalah gunung berapi tipe stratovolcano, gunung ini memiliki kawah yang sangat besar dan sangat dalam yang kadang-kadang mengeluarkan asap dan uap air. Dari Pura Besakih gunung ini nampak dengan kerucut runcing sempurna, tetapi sebenarnya puncak gunung ini memanjang dan berakhir pada kawah yang melingkar dan lebar. Dari puncak gunung Agung kita dapat melihat puncak Gunung Rinjani yang berada di pulau Lombok di sebelah timur, meskipun kedua gunung tertutup awan karena kedua puncak gunung tersebut berada di atas awan, kepulauan Nusa Penida di sebelah selatan beserta pantai-pantainya, termasuk pantai Sanur serta gunung dan danau Batur di sebelah barat laut

 

Bromo

Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.


Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

 

Galunggung

Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut, terletak sekitar 17 km dari pusat kota Tasikmalaya. Terdapat beberapa daya tarik wisata yang ditawarkan antara lain obyek wisata dan daya tarik wanawisata dengan areal seluas kurang lebih 120 hektare di bawah pengelolaan Perum Perhutani. Obyek yang lainnya seluas kurang lebih 3 hektar berupa pemandian air panas (Cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air panas. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 5 Mei 1982 (VEI=4) disertai suara dentuman, pijaran api, dan kilatan halilintar. Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada 8 Januari 1983

 

Gede

Gunung Gede merupakan sebuah gunung yang berada di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Gede berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Gede Pangrango, yang merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun 1980. Gunung ini berada di wilayah tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 – 3.000 m. dpl, dan berada pada lintang 106°51′ – 107°02′ BT dan 64°1′ – 65°1 LS. Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 °C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C, dengan curah hujan rata-rata 3.600 mm/tahun. Gerbang utama menuju gunung ini adalah dari Cibodas dan Cipanas.

 

Kawah Ijen

Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen, Jawa Timur, memiliki tinggi 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

 

Kerinci

Gunung Kerinci (juga dieja “Kerintji”, dan dikenal sebagai Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci, atau Puncak Indrapura) adalah gunung tertinggi di Sumatra, gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua. Gunung Kerinci terletak di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Gunung ini dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat dan merupakan habitat harimau sumatra dan badak sumatra.

 

Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di sini pengunjung dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah kota Jambi, Padang, dan Bengkulu. Bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas. Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau. Di sebelah timur terdapat danau Bento, rawa berair jernih tertinggi di Sumatera. Di belakangnya terdapat gunung tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh. Gunung Kerinci merupakan gunung berapi bertipe stratovolcano yang masih aktif dan terakhir kali meletus pada tahun 2009.

 

Krakatau

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 26 Desember 2004, tsunami ini adalah yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia. Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II. Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.

 

Merapi

 

Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

 

Merbabu

Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato (lihat Gunung Berapi) yang terletak secara geografis pada 7,5° LS dan 110,4° BT. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur, Propinsi Jawa Tengah.

Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pam(a)rihan. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, “merbabu” berasal dari gabungan kata “meru” (gunung) dan “abu” (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.

Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, akan tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.

 

Papandayan

Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung.


Pada Gunung Papandayan, terdapat beberapa kawah yang terkenal. Di antaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk. Kawah-kawah tersebut mengeluarkan uap dari sisi dalamnya. Topografi di dalam kawasan curam, berbukit dan bergunung serta terdapat tebing yang terjal. Menurut kalisifikasi Schmidt dan Ferguson termasuk type iklim B, dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm/thn, kelembaban udara 70 – 80 % dan temperatur 10 º C.

 

Rinjani

Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25′ LS dan 116º28′ BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.

Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

 

Salak

Gunung Salak merupakan sebuah gunung berapi yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini mempunyai beberapa puncak, di antaranya Puncak Salak I dan Salak II. Letak astronomis puncak gunung ini ialah pada 6°43′ LS dan 106°44′ BT. Tinggi puncak Salak I 2.211 m dan Salak II 2.180 m dpl. Ada satu puncak lagi bernama Puncak Sumbul dengan ketinggian 1.926 m dpl.


Secara administratif, Gunung Salak termasuk dalam wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengelolaan kawasan hutannya semula berada di bawah Perum Perhutani KPH Bogor, namun sejak 2003 menjadi wilayah perluasan Taman Nasional Gunung Halimun, kini bernama Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Banyak yang mengira nama Gunung Salak berasal dari nama tanaman Salak, akan tetapi sesunguhnya nama gunung ini berasal dari bahasa sansekerta “Salaka” yang berarti perak. Maka Gunung Salak bermakna “Gunung Perak.”

 

Semeru

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Posisi gunung ini terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06′ LS dan 120°55′ BT. Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.

 

Sibayak

Gunung Sibayak adalah sebuah gunung yang menghadap ke kota Brastagi di Sumatera Utara. Orang Batak Karo menyebut gunung Sibayak dengan sebutuan “gunung Raja”. Gunung Sibayak merupakan gunung berapi dan meletus terakhir tahun 1881. Gunung ini berada di sekitar 50 kilometer barat daya Kota Medan.

 

Sinabung

Gunung Sinabung adalah sebuah gunung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Sinabung bersama Sibayak di dekatnya adalah dua gunung berapi aktif di Sumatera Utara. Ketinggian gunung ini adalah 2.460 meter. Gunung ini menjadi puncak tertinggi di Sumatera Utara. Gunung ini belum pernah tercatat meletus sejak tahun 1600.[3] Koordinat puncak gunung Sinabung adalah 3 derajat 10 menit LU, 98 derajat 23 menit BT.

 

Talang

Gunung Talang (nama lainnya Salasi atau Sulasi) merupakan gunung berapi yang terletak terletak di kabupaten Solok, provinsi Sumatera Barat, Indonesia.Gunung Talang berlokasi sekitar 9 km dari kota Arosuka ibukota kabupaten Solok, dan sekitar 40 km sebelah timur kota Padang. Gunung ini bertipe stratovolcano dengan ketinggian 2.597 m, merupakan salah satu dari gunung api aktif di Sumatera Barat, dan salah satu kawahnya menjadi sebuah danau yang disebut dengan Danau Talang. Gunung Talang sudah pernah meletus sejak tahun 1833 sampai dengan tahun 2007.

 

Pada 11 April 2005, Gunung Talang kembali meletus. Gempa yang diikuti bunyi gemuruh dan letusan yang mengeluarkan debu vulkanik sudah berlangsung sedikitnya 42 kali. Di Aia Batumbuak, lokasi terdekat dengan sumber letusan, hujan debu mencapai radius 5 km, sedangkan ketebalan debu di jalan mencapai 10 cm. Di sisi selatan Gunung Talang terbentuk kawah baru yang mengeluarkan asap belerang dan hujan berdebu vulkanik. Sebanyak 27.000 penduduk harus dievakuasi dari wilayah itu.

 

Tambora

Gunung Tambora (atau Tomboro) adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di pulau Sumbawa, Indonesia. Gunung ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Dompu (sebagian kaki sisi selatan sampai barat laut, dan Kabupaten Bima (bagian lereng sisi selatan hingga barat laut, dan kaki hingga puncak sisi timur hingga utara), Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya pada 8°15′ LS dan 118° BT. Gunung ini terletak baik di sisi utara dan selatan kerak oseanik. Tambora terbentuk oleh zona subduksi di bawahnya. Hal ini meningkatkan ketinggian Tambora sampai 4.300 m yang membuat gunung ini pernah menjadi salah satu puncak tertinggi di Nusantara dan mengeringkan dapur magma besar di dalam gunung ini. Perlu waktu seabad untuk mengisi kembali dapur magma tersebut.

 

Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk gunung ini adalah Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap belerang. Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari.